Tampilkan postingan dengan label brutal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label brutal. Tampilkan semua postingan

Postingan Numpuk-Numpuk

Wuaaahh... Udah lama banget gue gak bisa ngenet bebas kayak gini... Berasa abis hiatus deh... Padahal banyak banget yg pengen gue ceritain. Oke deh, pertama-tama, gue mau minta maaf, kalo gue belom sempet blogwalking.., jadi belom sempet mampir ke blog temen-temen... Huaaa... 1 Tolong jangan anggap diriku sombong yah... Nah, mumpung sekarang gue sempet posting, gue mau banyak cerita nih. Langsung aja:

Pertama...

Tanggal 9 Agustus kemaren, gue dateng ke nikahan sepupu gue. Aih, turut bahagia ya, Mbak Wida... Tapi, ada hal yg gak bisa gue hindari saat itu: gue harus pake kebaya pink, plus make up yg ga bisa
gue bilang tipis. Gue inget, waktu ibu-ibu yg dandanin nanya, "pake alis nggak dek?" Gue cuma bisa masang tampang bego. Memalingkan pandangan dari ibu-ibu itu, dan, "mah..." Gue masih amat sangat bersyukur, karena yang dandanin gue dari salon Johnny Andrean. Paling ngga dandanan gue masih dalam taraf waras. Sayang banget, komputer gue lagi error, jadi gue ga bisa posting foto-foto gue waktu itu. Gue jadi ga bisa mamerin foto-foto gue yang sangat keibuan (you know what I mean) itu. Hufh. 39

Kedua...

Gue udah jalanin lomba ICAS Bahasa Inggris, yg amat-sangat jahanam ituh. Otak gue angus. 55 menit untuk 55 soal. Dan, sangat mistis sekali, gue nyelesaiin 25 soal dalam 5 menit (terakhir). Hueh... 35

Ketiga...

Minggu lalu, guru Bahasa Indonesia gue ngasih tugas kelompok. Tugasnya musikalisasi puisi atau puisi yang dinyanyikan. Dengan kata lain, bikin lagu. Dalam waktu minggu. Ingatlah, saya dan teman-teman hanyalah orang awam. Bikin lagu dalam waktu 1 minggu itu... bunuh diri. Akhirnya, gue yg bikin lirik, dan urusan bikin lagunya, gue serahin ke temen-temen. Paling ngga, gue dapet nilai bikin puisi. HUAHAHAHAHA.


Keempat...

Belom lama ini gue flu agak parah. Sebenernya gue sering pilek, tapi kemaren lumayan parah. Mata gue pedes banget. Idung meler terus. Dahi gue agak panas. Abis keramas aja gue kalang kabut. Kepala dingin, tapi badan keringetan. Weh, parah banget dah. Tapi untung sekarang udah ga pa-pa. Betewe, kenapa coba gue sering pilek? Itu karena, tak lain dan tak bukan adalah.., gue bandel. Udah jelas banget, dengan tes super canggih, gue itu alergi bulu binatang. Tapi gue nekat melihara 3 kucing anggora di rumah. Anggora. Yg bulunya suka terbang ke mana-mana. Jelas banget idung gue meler mlulu. Pokoknya gue sama kotak tisu tuh udah berasa soulmate banget deh.
13

Kelima...

Kemaren Minggu, gue iseng-iseng maen sambung kata sama temen gue. Jadi gue SMS-an sambil masak nasi goreng (tanpa rasa). Hasilnya gini deh:

Ijo : Chablina Kebo
Biru : Ghina W

Pada zaman dahulu kala, hidup seorang putri

Yang sedang maen jelangkung

Di pinggir sawah bersama

Bobo Upik dan Paman Gembul

Mereka mulaimembaca mantra. Mereka mendengar suara tawa mistis. Mengingat slogan "Tertawa keras dia jauh, tertawa pelan dia serek," mereka ketakutan

Bobo tiba-tiba kebelet pipis. Tapi sayang di dekat situ tidak ada pohon. Untung Upik membawa botol kosong.

Bobo akhirnya menuntaskan panggilan alam dengan botol itu. Jelangkung yang melihat adegan tidak senonoh itu marah dan mengutuk Bobo menjadi

Giring Nidji

Mereka menyanyi & menari bersama, meninggalkan jelangkung yang stroke di pinggri sawah. Di saat mereka dalam keadaan autis tingkat tinggi, sang putri bertemu dengan pangeran tampan.

Pangeran itu tak lain adalah Pasha Ungu, lalu pangeran itu berkata sambil menghentak-hentakan kakinya. Dia berkata...

"Putri!! Tak kusangka kau begini autis!! Aku kecewa. Kubatalkan semua rencana pertunangan kita!!" Sang putri shock. Ia begitu depresi. Hingga akhirnya..

Akhirnya Pasha frustasi dan membonding rambutnya yang ikal di salon dekat rumahnya.. Rambutnya lalu dicet warna merah putih karena..

Kebetulan Ia mencintai Indonesia. Akhirnya Ia mengelana ke sana untuk mencari pendamping hidup baru, melupakan sang putri yang sakit-sakitan karena depresi.

Tapi Ia tidak mengerti Bahasa Indonesia, Ia mencoba menggunakan Bahasa Amazon. Sayang orang Indonesia hanya mengerti Bahasa Madagaskar

Alias bahasa tubuh. Ia hidup di sana bagaikan monyet. Sebelum ia menemukan pendamping hidupnya, Ia keburu dikirim ke RSJ karena dianggap orang gila.

Tapi ia kini berhasil bergabung dengan kesebelasan kebanggaan D'Jak, Ia bergabung bersama Persija dan ingin bersaing dengan Bambang Pamungkas dan Bambang vokalis Samsons

Di saat Ia berjuang untuk dapat bersaing dengan mereka, tiba-tiba Ia menerima surat dari kampung yang berisi: "Kepada pangeran tanpa nama yang terhormat. Bagaimana kabar pangeran? Semoga saat ini anda sedang tersiksa dengan kondisi Indonesia yang sangat tidak menyehatkan lambung dan otak. Saat ini tuan putri...

Tuan putri ternyata CLBK dengan pangeran

Ia tidak bisa sembuh sebelum bertemu dengan pangeran. Ia sakit parah & terus memanggil nama pangeran meskipun pangeran tidak punya nama." Karena itu...

Pangeran memilih untuk memdekam di kamar mandi selama beberapa minggu.

Ia bimbang, antara meneruskan perjuangannya di Indonesia atau pulang kampung menemui sang putri. Akhirnya, karena ia sudah tidak tahan di kamar mandi sekaligus karena diarenya sudah sembuh, ia...

makan pisang rebus

yang diberi kecap. Ia memutuskan untuk pulang kampung.

Tapi harga tilet bus sangatlah mahhal.

Ia berjalan kaki hingga desanya.

Gempor deh.

Hahaha! Udahan aja deh! Lama-lama bingung!

Dipost ke blog kamu dong Sha,,

Oke deh..

Sekian. Maap kalo garing.

Keenam...

GUE GAK SEMPET LIAT MARS!!! Gara-gara ujan!!! HUAAA..... Ada yg liat ga?

Ketujuh...

Besok Insya Allah, gue berangkat Umrah... Gue jalanin puasa pertama di sana. Gue ijin ga masuk sekolah kira-kira 10 hari. Lama banget. Padahal udah kelas 3. Tapi ga pa-pa lah... Sekali ini... Oh iya, selama itu juga, gue ga bisa ngenet. Jadi sekali lagi, gue minta maap ga sempet blogwalking lagi... Huhuhu... Betewe, gue minta do'anya ya... Ato mungkin, ada yang mau nitip do'a? Tapi ntar yah gue sampein abis pulang Umrah.. Hehehe. Senangnya hatiku... Besok berangkat Umrah... Lalalalalalala... Jangan ngiri yee... Ini juga syukur banget pas ada rejeki...
29

Kedelapan...

Gue minta maaf atas segala kesalahan gue, baik yg sengaja maupun ngga sengaja.. Gue minta maaf yah...

Kesembilan...

Gue udah ngantuk. Udahan ah. Semuanya... See you babai muah-muah!

17

Saya Ini Masih Muda...

Waktu acara arisan keluarga:
Tante: "Sekarang kelas berapa?"
Gue: "Kelas 3 SMP"
Tante: "Loh, masih SMP? Kirain udah SMA..."
.
Waktu ketemu eyang jauh (5 SD):
Eyang jauh: "Kelas berapa?"
Gue: "Kelas 5..."
Eyang jauh: "5 apa?"
Gue: " ... "
.

Waktu ketemu temen Ortu:
Mama: "Ini anak saya yang paling besar.."
Gue: *senyum-senyum najong*
Temen Ortu: "SMA di mana?"
Gue: "Masih SMP..."
Temen Ortu: "Oh! Tinggi banget sih.."
.
Diceritain sama Mama:
Temen Mama: "Pak, rumahnya Bu Yudi kan di seberangnya Undip itu."
Suaminya: "Oh, gampang ya kuliahnya..."
Temen Mama: "Iya."
Suaminya: "Anaknya Bu Yudi yang perempuan kuliah di situ ya?"
Teman Mama: "Bukan! Bu Yudinya yang kuliah di situ! Anaknya kan masih SMP."
Suaminya: "Oh! Bongsor ya.."
---Undip yg dimaksud itu kampus Undip di Semarang bawah---
.
Waktu ngobrol sama temen:
Gue: "Siv, mukaku tuh muka kelas berapa sih?"
Temen1: "Maksudnya?"
Gue: " Misalnya, kamu kan pernah dikira kelas 7, nah kalo aku keliatan kelas berapa?"
Temen2: "Kamu sih muka anak SMA"
Temen3: "Iya! Ibuku pernah bilang, Shabrina tuh kayak anak SMA ya!"
.
Waktu milih" lipgloss di Counter:
Gue: *milih-milih lipgloss*
Mbak yg jualan: "Ini lipsticknya juga bagus lho mbak"
Gue: *mikir: ni orang ngotot banget sih nawarin lipstick*
Mama: "Nggak mbak, buat dia lipgloss"
Mbak yg jualan: "Ini mbaknya kuliah apa kerja?"
Gue & Mama: *pandang"an* *ketawa*
Mama: "Coba mbak, tebak dia kelas berapa."
Mbak yg jualan: "Ooh! Habis bongsor banget sih bu.."
.
.
.

22 21 10 19 39
.
Gue kasih tau... GUE INI MASIH ANAK SMP!!!
.
.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Eh iya, gue lupa gue dapet ginian:
.
.
  1. Put the logo on your blog
  2. Add a link to the person who awarded you
  3. Nominate at least 7 other blog
  4. Add links to those blog on yours
  5. Leave a message for your nominees on their blogs
Gue dapet dari Kak Hau...
Terus gue kasih ini ke:
Udah tujuh? Oke. Sampe sini aja.
.

Iseng Dulu Ah..

==========
UPDATED
==========
.
AKHIRNYA... Gw jadi kelas 9. Gw jadi murid super senior. Hahahaha!!! Saatnya mikirin ujian... Padahal gw belom tau bakalan ngelanjutin SMA di mana.. Hah. Gak ada tujuan.. Berjuang bersimbah darah.. Belajar hingga titik iler penghabisan.. TANPA TUJUAN... Ironis.
.
Tapiii..., yg kayak gitu gak bikin gw berhenti iseng. HUAHAHA. Itung" represhing lah... (mendadak Sunda). Waktu di Bandung kemaren gw iseng" jadi paparazzi nih. Kacangan juga gak papa. Pokoknya iseng.
.
Tersangka: Kebo usil
Korban: Azka, sepupu Kebo
Lokasi: di manapun
.
.

Pink = No comment.
.
.

"Kaanngg..."
.
.

Saya tidak pintar merekayasa foto.
.
.

"Iiiih.. Ya ampyun, kumis eike belom dicyukuur.."
.
.

Hasil didikan sang kebo
.
.
Nama: M Azka Fadhillah
TTL: "No birth" (tidak lahir katanya)
Zodiak: Scorpio
Hobi: Ngakak
Makanan favorit: Krupuk
Minuman favorit: "Fhutse" (artikan saja frutea)
Hewan favorit: Beruang panda (dicurigai karena mirip hitam putihnya)
Band favorit: Pencet lima kali (The Click Five)
Pekerjaan: Tukang julur lidah
Moto hidup: "Biasa aja. Gak ada yang berkesan"
.
Azka. Biasa gw panggil akang. Sok cool di sekolah, di rumah kerjaannya pamer gigi. Dari mukanya, gak disangka kalo ternyata dia rajin belajar. Kalo gw cuma belajar waktu ada PR sama waktu mau ulangan, dia minjem buku kimia waktu liburan akhir tahun ajaran. Sok banyak fans, padahal emang banyak. Tipikal orang autis tahun 2010.
.
Kayaknya dengan ini gw nurunin pasarannya deh. Bodo amat ah *ketawa setan*.
.
P.S: Buat akang (kalo liat), satu kata aja deh: sori. Hehehe..
.
============
UPDATED
============
.
Foto" gw tambaaahh... Cuma foto amatiran sih. Tapi penuh kenangan nih. Foto saat gw akhirnya bisa skatiingg...
.
.
Akhirnya gw bisa meluncuurr..
.

Kak Sissy yang paling pinter

.

Abis jepret langsung jatoh.

.

Kebo yang paling kiri.

.

Sepupu gw tercayaangg... (gak nyambung emang)

.

Segitu doang. Gak ada yg bisa dipamerin lagi sih.. Foto yg bertiga itu, foto penuh tetesan keringat. Susah banget nyari orang yg bisa dimintain tolong. Luncur sanaa.. Luncur sinii.. Akhirnya dapet juga tuh foto. Mana jelek lagi. Kerudung gw berantakan. Pipi gw jadi ndut. Gw makin kebo (gak nyambung yah? Emang). Udah dulu deh. Gw banyak tugas. Jahanam banget emang. Baru seminggu udah banyak tugas. Dadaaah...

.

:: Gue Nyoba Bandingin ::

Huah. Akhirnya posting lagi... Lama tak bertemu interneett.. Gw lagi di Jakarta nih. Liburaann... Jakarta tambah panas ya? Apa dari dulu emang gini? Ah, Jakarta gimana juga saya tetap cinta.

Di Jakarta ini, gw udah mengelana ke banyak tempat. Sebenernya gw sering ke Jakarta, tapi udah lama banget gak seseru ini. Dari pengalaman" gw di Jakarta seminggu ini, gw jadi pengen bandingin Jakarta ama kota" lain. Huuff...


A. Jakarta-Semarang

1. Pergaulan
Di kota gw, pacarannya anak SMP itu ya palingan gandengan tangan. Apalagi SMP gw tuh SMP favorit yg siswanya tuh baik". Gw belom pernah pacaran lagi. Jadi, kalo gw liat temen gw gandengan, gw udah ngiri aja dan nganggep temen gw itu amat sangat mesra banget sama pacarnya.
Kemaren gw ketemu sama temen deket lama gw waktu SD di Jakarta. Dia cerita sama gw, kalo dia baru aja first kiss. French kiss pula. Gw jelas kaget banget. Tapi temen gw bilang, waktu dia cerita sama temennya, temennya malah bilang, "gitu doang gw juga udah sering." Doang? DOANG?? Terus apa yg bukan doang?? Gw gak ngerti Jakarta sekarang. Apa di Jakarta sekarang, anak SMP pacaran itu biasa cium bibir? Kalo di Semarang, mungkin cewek SMP yg biasa kissing udah dicap macem" kali. Cewek nakal lah, murahan lah, perek lah, de el el... Lebih gila lagi, waktu gw tanya sama temen gw apa yg pertama itu manusia udah tau sendiri caranya ya? Dia malah cerita kalo pacarnya itu bisa jago padahal baru first, gara" dia 'belajar' dari bokep, trus ' latian' pake guling. Gila, gw gak kebayang wujud gulingnya dia sekarang kayak apa. Gw liat guling aja udah ilfil duluan. Guling macam apa yang punya bibir?? Sepupu gw yg udah SMA bilang, temen"nya udah banyak yg gak virgin, malah ketagihan. Gw bener" gak ngerti. Apa di beberapa kalangan remaja di Jakarta itu nganggep kalo udah gak virgin lagi itu keren? Gw gak tau gimana pastinya, yang jelas gw orang yg nganggep virginitas itu sebagai sesuatu yg sakral dan bakal gw lepasin setelah gw nikah nanti.

2. Kebersihan
Kalo ini sih gak usah diceritain lagi. Biarpun kalinya sama" keruh, tapi Jakarta sama Semarang sebagai kota peraih Adipura tuh pasti beda. Semarang kalo dibandingin sama kota" besar emang paling bersih. Waktu sekolah gw ngadain study tour ke Jakarta, temen" gw terpana sama pemandangan kali" di Jakarta yg lebih pantes disebut tempat sampah saking penuhnya sampah di situ. Temen gw ngeluarin kalimat yg sangat berarti dan ngena banget di hati gw:

"Aku cinta Semarang"


B. Jakarta-Singapura

1. Fountain Show Vs Song of The Sea
Gw jarang banget pergi ke Grand Indonesia. Kalo di Jakarta, palingan gw ke Mall Kelapa Gading, soalnya itu paling deket sama rumah gw. Kemaren atas rekomendasi dari sepupu gw, gw sekeluarga pergi ke Grand Indonesia. Gila, berasa orang udik aja dateng ke situ. Gw nonton Kungfu Panda di situ. Sebelom nonton, gw liat Fountain Show dulu. Bagus banget sih. Musiknya pas sama 'tarian' air mancurnya. Tapi, masih belom bisa ngalahin Song of The Sea di Sentosa Island Singapura. Jauuuhh!! Dari sisi teknologi, trus 'tarian' airnya, dll. Di Song of The Sea juga ada kembang apinya, ada ceritanya, lebih ke teater musikal gitu. Trus lokasinya di pantai. Pokoknya paling top deh!

2. 4D Cinema Sentosa Island Vs 4D Cinema Ancol.
Waktu gw di Sentosa Island Singapura, gw seneng banget mau nonton 4D cinema, soalnya di depannya ada tulisan 'The Biggest 4D Cinema in Southeast Asia'. Gila. Di Ancol aja udah gede banget, apalagi di sini? Gw ngantri, gw menanti dengan amat sangat sabar meskipun gw udah capek banget. Akhirnya tiba giliran gw. Gw masuk.

Gw terpaku.
Terpaku.
Terpaku...

KOK KECIL BANGET??
Ya ampun, masih gedean di Ancol banget kalii!!! Mana filmnya gak seru lagi! Kursinya tuh dikit" goyang, ketimpuk krikil aja goyang. Kan malah gak seru lagiii... Seruan di Ancol bangeett... Di Ancol tuh gw bisa triak" kaget. Di Singapura, boro" kaget. Gw malah ngorok duluan di kursi.

Kalo gw bilang, Indonesia tuh kurang promosi. Masa mau sih, dibilang kalah sama negara laen cuma gara" orang" udah ngecap jelek duluan? Ayo dong, maju Indonesia!!!

:: Ketika Kebo Narsis ::

Kemaren, begitu masuk kelas, gw dapet kejutan. Meja" di kelas gw diganti sama meja" yg baru dicat. Tidaaaakk!!! Coretan 'sleepy was here' gw! Gambar" gw!! RUMUS" GW!!! Semua ilang!!!
Hehehe. Gak ding. yg terakhir bo'ong. gw gak pernah nyatet rumus di meja kok. Suer!
Kemaren sekolah santai soalnya tes udah selese minggu lalu. Karena gw pikir guru gw blom dateng, gw ikut temen" gw ke kamar ganti, tempat paling pewe buat ngrumpi biarpun bel masuk udah bunyi. Kenapa paling pewe? Asik aja bisa lesehan, ada kacanya, ada bangkunya, trus deket kamar mandi. Jadi kalo aus, tinggal ambil minum dari situ. Kalo diare, ya.. resiko minum gratis..
Tadinya sih gw ama temen" gw cuma dandan" aja di situ, sambil ngrumpi. Beresin rambut, kerudung, nanyain sisir, de es be.. Akhirnya ada salah satu dari temen gw bilang, "narsis yok!"
Kami yg tidak bisa menentang kodrat kami sebagai cewek yg ga bisa nolak kamera, langsung nyautin, "yok!" Jadilah kita bernarsis-ria di kamar ganti. Waktu temen" gw masih berasyik-masyuk dengan kameranya, gw liat tumpukan kursi yg ada di kamar ganti.
Kaya'nya otak gw udah diset buat ngeluarin ide" gila di saat yg kurang tepat. Gw ngomong ama temen gw, "Rhez, fotoin aku dong!"
"Hah?" Wajar dia ngomong gitu. Dia nurut. Dia fotoin gw. Waktu itu pake kameranya, jadi gw gak khawatir kalo trus rusak. Punya orang iinii... kabuuurrr... Abis dia foto gw, dia kembali narsis berempat lagi. Trus tiba" beberapa anak" 8D masuk. Setelah ber-hai-hai ria, salah satu dari mereka ngeluarin kalimat maut yg bisa bikin kami" yg berjiwa narsis sepanjang masa ini berhenti foto".
"LHO, TADI PAK DAR KAN UDAH MASUK KELAS!"
Gyaaa!!! Brak bruk brak bruk.
Kita berempat langsung masuk kelas. Gila, kita disorakin. Sumpah maalluuu abis... (gw bisa malu! Suer!)
Akhirnya setelah Pak Dar keluar, kelas koossooonngg... Beneran ga ada apa" ampe siang. Pengen keluar sih.. Tapi panas banget, dan gw melakukan kesalahan fatal pagi itu.
GW LUPA PAKE DEODORAN. Okeh bagus. Ini berarti gw harus diem di kelas demi menyelamatkan banyak nyawa. Boossseeenn banget. Gw baca" novel, nyoret" kertas, sms-an.. Bisa" gw ambeien duduk terus gini. Gw sempet tidur 30 menit. Hasilnya? Meja gw berminyak. Muka gw emang berminyak, tapi gw gak tau kalo meja juga bisa ngeluarin minyak *bego.com*.
Bosen kaya' gini otak gw makin gila. Temen gw yg kebetulan lagi duduk di sebelah gw, gw jadiin korban. Gak, gw gak ngapa"in dia. Gw CUMA minta tolong dia motret gw. Bener, foto lagi. Tapi kali ini pake hape gw. Jadi rada khawatir kalo ntarnya rusak. Gw gak bergaya terlalu gila.

Foto" hasil kenarsisan gw gw pajang di sini. Kalo lo gak mau ada jamur merang tumbuh di mata lo, jangan liat! Sekali lagi, JANGAN LIAT!!















Saat-saat menegangkan: ngumpetin narkoba. 'kaya'nya ada yg motret gw deh??'



















Diberitakan: seorang artis ternama tertangkap telah membawa narkoba. Barang bukti ditemukan di kolong kursi ruang ganti sebuah sekolah. Setelah diteliti, ternyata bubuk putih yang dianggapnya sebagai narkoba itu hanyalah bubuk bawang putih.


=====

Percakapan sehat adik-kakak:
Adek gw: "Kak, kok kakiku mati rasa ya?"
Kebo Ngenet: "Kesemutan kali"
Adek gw: "Gak kok. yg mati rasa jempol kakinya doang"
Kebo Ngenet: "Kalo mati rasa disirupin aja. Biar berasa."

=====



I'm out.

:: Nasib Makhluk-Makhluk Tak Berdosa ::

Gw pernah dikasih tau guru les gw, kalo kucing dikasih makan, mereka bakal ngerasa mereka adalah ‘raja’ ato ‘atasan’ manusia, makanya mereka dikasih makan. Beda sama anjing yg kalo dikasih makan bakal nganggep manusia itu temennya yg mesti dilindungin ato dijagain. Makanya kalo orang melihara kucing, kadang” suka gak jelas mana yg peliharaan mana yg majikan. Kucing gw kalo ke salon, antar-jemput pake mobil. Mama gw jalan kaki ke salon deket rumah. Nah lho.

Tapi kucing ato anjing itu memang binatang yg mesti dikasihani kok. Bayangin, mereka gak punya tangan. Mereka GAK BISA CEBOK! Mereka bersihin ‘perabot’ mereka pake lidah! Huee... Kalo gak tega, bisa kita yg cebokin kok. Satu lagi, mereka gak punya kelingking. Bayangin, HIDUP TANPA NGUPIL! Terlalu mengerikan.

Kucing angora gw Sekarang ada 4. Kalo yg dulu masih utuh, mungkin ada 20 lebih kali. Si ibu rajin beranak sih! (Apa mungkin bapaknya yg ngebet ya?) Jadi tiap beranak dikasihin ke orang lain gitu. Mesti dikebiri aja kali ya? Sekarang si bapak yg hobi kawin udah gak ada. Ilang gitu aja. Gak tau mati, kecelakaan, ato diculik orang, pokoknya ilang. Emang udah ada ‘tanda”’ sih.. Jalannya lemes, lesu, letih, lele... *lho?* Maklum, udah kakek”... (tetep doyan kawin aja!)

Kucing” tak beruntung gw yg sekarang udah ada di tempat laen nun jauh di sana, beberapa ada yg pernah gw kasih ‘kenang”an’. Misalnya Emon, kucing-abu gw, pernah keinjek gw. Jadi gw waktu keluar kamar, liat belakang, gak liat ke depan ato bawah. Tau” ada bunyi “NGEK!”. Astaganagakagapunyajidat. Gw nginjek kaki kucing gw nan ringkih! Ya udah, panik aja langsung dibawa ke dokter naek becak sama adek gw, padahal rumah lagi berantakan mau pindahan. Sampe di dokter, ternyata kaki kucing gw patah. Alamak. Ya terang aja, kucing manis nan mungil keinjek gw yg punya berat badan melebihi Aming minum 50 gentong cendol. Uhuhuhu... Repotnya repot gw deh...

Ada juga tuh, kucing-abu gw lupa namanya siapa, dari ujung mata sampe idung ada bekas lukanya. Jadi critanya, pembantu gw lagi beresin taman, pegang golok buat motong kayu. Kucing gw keluyuran di taman, lari” gak jelas, lewat di depan pembantu gw. Trus waktu pembantu gw liat, tuh kucing udah berdarah aja. (Tapi masih bisa lari” lho!) Emaak... Dapet jahitan lumayan banyak juga tuh dari dokter.

Kalo cerita binatang” tak beruntung, gw tau lumayan banyak juga. Kaya’ misalnya, anak sodara guru les gw. Dasar anak kecil masih polos, tingkahnya aneh” aja. Kucing kampung dengan bulu trondol itu, Dia MASUKIN KE DALEM KULKAS. Yg bener aja. Tuh kucing menggigil begitu dikeluarin. Bulunya tipis gitu loh! Kalo kucing gw yg emang dasarnya berbulu tebel, malah ngebet banget pengen masuk ke dalem kulkas.

Ada juga, critanya anak temen guru les gw. Jadi emaknya tuh baru beli anjing kecil, entah tipenya apa lah, gw gak ngerti. Trus dipake maen sama anaknya. Gak lama, terjadi dialog antara ibu-anak itu:

Anak kecil nan polos : “Mah, mah, liat deh! Anjingnya kalo diginiin, *nyekek si anjing* bunyi ‘NGEK!’”
Sang emak yg beli anjing : *triak* “ANJINGNYA JANGAN DICEKEEEK!!! BARU BELIII!!!!”

Begh. Untung gak ampe mati. Ada juga (lagi”) anak temen guru gw, karena merasa anjingnya kotor, MASUKIN ANJINGNYA KE MESIN CUCI. Masih untung tuh mesin gak dinyalain. Tapi tetep aja mati lemes keabisan napas. Hueee... Rest in piece... Tenanglah dirimu sang anjing tanpa dosa di sisi-Nya... *huuff...*

Tapi kucing” gw untungnya gak separah itu. Selain pernah keinjek sampe kakinya patah, jatoh waktu gw gendong, gak sengaja minum sabun pel, sakit sampe suhu badannya drop, sekarat keracunan entah-apa, perutnya kelindes mobil, sering gw kurung di keranjang baju, gw taroh di atas lemari, gw angkat tinggi” waktu masih kecil, gw tarik ekornya, gw takut”in pake suara “kkhhiiiii”, selain itu, untungnya gak ada masalah. *fiuuh...*

:: Tentang Perempuan dan Balada Kelas Maut ::

Waktu aku posting di blog ini, beberapa kali aku nulis sambil diomelin.
Alasannya jelas. Hari Minggu abis bangun tidur, aku ngga ngerapiin tempat tidur dulu, tapi langsung nyalain komputer buat online.

Jadilah aku ngetik sambil diomelin mamaku. Omelannya macem”, misalnya : “Kak, selimutnya dilipet dulu to!”, “Bangun tidur kok langsung ke komputer!”, “Kak, cuci muka dulu sana!”, ato, “Kak, kamu ngompol lagi ya?!” Hehehe. . .
Ngga ding.

Intinya aku ngga pernah beres” dulu kalo abis bangun tidur hari Minggu. Tapi kalo dipikir-pikir, kenapa juga selimut mesti dilipet lagi? Toh ntarnya juga berantakan lagi. Apa ada teori yang bilang, kalo selimut yang ngga dilipet, ntarnya bakalan bermutasi jadi monster-selimut yang akan berjalan merayap” di dalam rumah, lalu menghancurkan seisi rumah sambil teriak” “Aku monster selimut yang lahir dari ompol seorang manusiaaa!!! HUAHAHAHAHA!!!!!”
Ngga kan??

Tapi kalo ditanyain gitu, ntar nyambungnya, “kenapa mesti mandi kalo ntarnya kotor lagi?”, “kenapa mesti makan kalo ntarnya laper lagi?”, “kenapa mesti idup kalo ntarnya mati lagi?”

Nah lho. Daripada ntar disuruh mati, mending lipet selimut deh. . .

Oke, aku mau langsung cerita lagi.
Tadi waktu upacara bendera, ada pengumuman “tiada hari tanpa prestasi” dari Paskibra. Paskibra SMP 2 menangin 10 piala dari 1 lomba. Saluuut. . .


Omong” soal Paskib, aku sering heran sama anggota” Paskib kalo lagi tugas. Kaya’ waktu upacara misalnya. Aku heran sendiri. Ngga pegel apa ya? Berdiri tegak banget, udah gitu ngga gerak sama sekali. Aku yang berdiri bungkuk goyang sana goyang sini aja udah mabok duluan, apalagi suruh tegak kaku gitu?


Balik lagi ke pengumuman. Biasanya, kalo ada pengumuman gitu, sang “juara” suka disuruh ngasih “petuah” di depan. Nah tadi, ada salah satu murid kelas 7 yang disuruh maju ngasih kesan. Nah, berhubung Paskib kita tuh didominasi perempuan, si murid-kelas-7-cowo ngomong gini, “yang jelas saya bangga. Saya pikir, seharusnya laki-laki MALU, kalau perempuan bisa berprestasi seperti ini!” Wuaah. . . Langsung aja dia disorakin. Yang cewe” heboh ndukung, yang cowo” ngamuk (ngga segitunya ding). HUAHAHAHAHA!!!!! Makan tuh, cowo” yang sombong!! Perempuan itu kuat!! Rasain!! Saluut sama murid-kelas-7-cowo-yang-ngga-nasionalis-ama-bangsanya!!!

Nah, sang guru, Bu Wahyu yang lagi ada di depan sebagai penerima piala, langsung aja nyautin, “Nah, kalo yang perempuan saja bisa begini, seharusnya yang laki-laki juga bisa! TUNJUKKAN KELAKI-LAKIANMU!!”

Bujug. Entah kenapa, rasanya kalimat “tunjukkan kelaki-lakianmu” kedengeran ngeres di kupingku.

Betewe, hari ini banyak pelajaran kosong. Enak juga sih, bisa baca novel (teteuup, Raditya Dika’s book...), tidur di kelas, ato ngerumpi sepuasnya. Tapi efek sampingnya itu loh. Naujubilah. Oke, masalah efek samping, kita simpen dulu.

Jadi, selama pelajaran kosong, kelasku yang emang dasarnya brutal, bener” kacau. Yang cewe” nggeret kursi ngelilingin satu meja, mbentuk kelompok”, ngrumpi sambil teriak”, ato main mainan jaman TK kaya’ ‘do-mikado’, ‘sedang apa’, ‘A B C’, de el el.

Yang cowo”, mainan sambil lari” di dalem kelas, duduk” di lantai, njambret novelku buat di baca sambil klesotan di lantai sambil nyanyi” ngga jelas. Diyakini, kalau anda mendengar nyanyian ngga jelas itu selama 5 detik aja, dapat menyebabkan kuping bernanah, atau tumbuh jamur di kuping anda yang nantinya akan menjalar sampai kepala. Akhirnya korban akan meninggal karena otak panuan.

Mengenaskan.

Akhirnya, setelah menunggu 2 abad 3 bulan *hiperbolis euy*, bel pulang bunyi juga. Aku beres” tas. Waktu anak” udah banyak yang keluar kelas, bujug buneng. Kelasku oh kelasku. . . Bagaikan kapal mledug. . . Ya udah, aku yang baik hati ini, akhirnya ngrapiin seperempat kelas. Ngga gitu ngaruh. Kalo udah mledug emang mesti satu kelas yang ngrapiin. Ah, biarin aja. Besok juga rapi sendiri.

*poeng*



:: Kebrutalan yang Melanda Jiwa ::

Akhirnya aku kembali menulis. . .

Ehm,
Sebenernya, yang namanya blog itu kan, istilah laen dari jurnal harian, ya. . . Nah, kalo diliat dari bahasanya, jurnal harian itu mestinya diisi tiap hari. Iya kan?
Tapi, pada kenyataannya aku ngga nulis posting tiap hari. Ada banyak faktor sih. . . Misal :

  1. Males. Kalo ini aku yang salah.
  2. Sibuk sama tugas sekolah. Ini guruku yang sadis.
  3. Komputer bukan milik pribadi.

Kalo yang ketiga, ada ceritanya. . . Jadi, komputer di rumah yang biasa aku pake itu, BUKAN MILIK PRIBADI. Tuh komputer yang punya orang satu rumah, yang notabene ada 4 anggota. Yang paling sering make, sih aku ama adekku. Dan adekku dengan BRUTALNYA make komputer buat ngegame, setiap saat. Catet: setiap saat. Gyaaa!!!


Oke, setelah kembali ngedumel, aku mau langsung ke inti cerita aja.

Di posting-an sebelomnya, aku kan crita kalo aku lagi liburan. . Nah, waktu liburan, aku nyempetin semalem nginep di rumah sohibku tersayang, Jeung Siva. . . Waktu aku baru nyampe di rumahnya, Siva beserta Lolly yang udah hadir di situ langsung lari” sambil njerit”, seakan-akan mereka adalah monyet” yang udah 3 bulan ngga dikasih makan, sementara aku bawa 3 dus pisang. Aku? Langsung lari ngibrit sambil nangis kejer, ketakutan. Lari dari Papandayan ampe Tembalang.
Ngga ding.

Di situ ada aku, Lolly, dan tentunya sang tuan rumah Siva. . . Kita bertiga bener” gila”an. Terutama aku yang emang lagi kerasukan Raditya Dika. . . Nyehehehe. . .


Nah, inti ceritanya ada pada konferensi brutal yang kita bertiga adakan. Pertama aku certain dulu, kalo aku punya. . punya. . apa ya istilahnya. . . Yah, semacem geng gitu deh. . aku sama 4 sohibku yang sama” brutal emang suka ngumpul bareng. . Yah, ada semacem nama geng ngawur yang kita (aku) karang”, tapi ngga pernah dipake sih. . . Namanya Kucek, Kumpulan Cewe Kucel. Kita berlima emang kucel” sih. . Kecuali aku tentunya. . Hohohoho!!! Gini juga ngga pernah dipake buat kenalan, kaya’ misalnya: “Kenalkan, saya Sabrina dari organisasi Kucek!” Kelewat norak, kan? Ngga keren gituh. . .

Oke!! Kembali ke konferensi yang diadakan!!
Jadi, tanpa kehadiran 2 anggota Kucek yang lain, kita bertiga ngadain rapat diam”. Dengan segala kebiadaban otak kami, kami adakan konferensi yang sangat brutal. Duduk di sekeliling meja bundar yang ada di teras belakang rumah Jeung Siva, sambil njerit”, ketawa ngakak, kadang jingkrak”. Bener” kaya’ monyet kesurupan.

Inti dari rapat itu ada pada nama” yang tertera di dafter nama Hape. Kita adain penggantian nama yang bener” brutal dan sadis. Cuma nama” anggota Kucek sih. . . Jadi, inilah hasil dari Konferensi Penggantian Nama Berdasarkan Sifat Masing Masing yang Paling Ngawur Disertai Karangan dari Peserta Rapat. Mulai sekarang kita singkat KPNBSMMPNDKPR (emang susah sih bacanya. . .). Hasilnya:

  1. Shabrina_entah_apalagi menjadi Shabrina_Cabe. > Karna kalo masalah ejek-mengejek emang paling jago.
  2. Siva_Kawat / Siva_Heboh menjadi Siva_Kawat Heboh. > Hasil kawin silang antara kedua nama. Dia pake behel, dan kalo ngomong emang ngga bisa sambil duduk tenang. Triak” sambil jingkrak”.
  3. Lolly_Cumi2 / Lolly_Brisik menjadi Lolly_Cumi Pecicilan. > Lagi” kawin silang. Ngga tau apanya yang mirip, waktu kelas 7 dia emang mirip”in diri ama cumi”, dan emang tingkahnya binal bukan main. Pecicilan.
  4. Arinda_TV Lover menjadi Arinda_Bosen Idup. > Yang ini sih, gara” dia akhir” ini jadi rada error. Kalo sms, isinya bunuh diri bunuh diri gitu. . ngajak” lagi. . .
  5. Heni_Imoetz menjadi Heni_Paling Narsis. > Kalo Heni emang yang paling narsis di antara anggota” Kucek. Sekalian biar dia ngga kegeeran lagi. . .

Sebenernya cuma itu aja, cuma, entah kenapa ada satu orang lagi yang ikut” diubah namanya. Demi melindungi privasi dan nama baik Kucek, orang tersebut namanya aku samarkan :

  1. OrangTidakBeruntungYangDisamarkanNamanya menjadi Tindik Udel. > Ini juga aku ngga tau kenapa. Yang jelas waktu mereka ngakak ngarang nama ini, aku cuma bisa bengong karna ngga ngerti apa khayalan mereka.

KPNBSMMPNDKPR yang biadab ini cuma sampe di sini aja. Mohon maaf buat orang” yang namanya disebutin. . Aku tak bermaksud menghina. . .
Nyehehehe. . .


Betewe, akhir” ini aku makin menggila. Sejak kerasukan Raditya Dika, aku jadi sering nggumam “Mehehehe. . .” ato “Raditya Dika. . .” Pokonya kacau banget. Ngga cuma itu, pulsa hapeku defisit parah. Gara” sering sms kurang kerjaan ke sohib”ku tadi. Bener” kurang kerjaan. Isinya macem” : “Mehehehe. . .” “Menggila dulu aah. . .” “Pengen ketemu Raditya Dika. . .” de el el. . .
Aku bener” menggila. . .

Parah banget.

Peringatan

Membaca blog ini tidak akan menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin

P.S. : Best viewed with Mozilla Firefox